Tentang prediksiproperti.com
Kami membantu Anda memperkirakan harga properti di seluruh Indonesia menggunakan machine learning — mencakup Surabaya, Jabodetabek, dan 18 kota besar lainnya. Berikut cara kerjanya secara jujur dan transparan.
Akurasi model saat ini
Model Surabaya (R²=0,70) dilatih dari 9.355 data listing nyata 99.co dan Rumah123. Model Jabodetabek (R²=0,80) mencakup 183 kecamatan dengan 10.716 data setelah filter outlier harga ekstrem. Model 18 kota lainnya mencapai akurasi tertinggi (R²=0,90) berkat 23.147 data listing dari Rumah123 di seluruh Indonesia.
Kota yang didukung
Prediksi aktif (model ML tersedia):
Dari mana data berasal?
- Dataset publik Kaggle — listing rumah Surabaya (~9.355 baris)
- Dataset Kaggle Jabodetabek — scraping Rumah123 oleh komunitas (~10.716 baris)
- Scraping langsung dari Rumah123.com untuk 26 kota — 23.147 baris data listing aktif (diperbarui berkala)
- Indeks Harga Properti Residensial Bank Indonesia (IHPR) — data kuartalan berbasis survei bank, mencakup 18 kota besar
- Indeks Harga Properti Perumahan BPS (IHPP) — survei tahunan Badan Pusat Statistik, mencakup 51 kota
- Transaksi nyata dari pengguna — data paling akurat karena mencerminkan harga jual aktual, bukan harga tawaran
- Data NJOP dari Perwali (Surabaya) dan referensi pemerintah daerah untuk kota lain
- Data risiko banjir dari BPBD masing-masing kota
Mengapa kami meminta harga transaksi nyata?
Listing online menampilkan harga tawaran, bukan harga jual. Selisihnya bisa 5–20%. Setiap transaksi aktual yang Anda bagikan langsung meningkatkan akurasi model — terutama untuk kecamatan dengan data sedikit. Semua data diperlakukan anonim.
Seberapa sering model diperbarui?
Data listing dikumpulkan berkala dari Rumah123.com dan 99.co untuk semua kota. Model Surabaya dan Jabodetabek juga memperbarui diri otomatis setiap kali feedback pengguna mencapai ambang tertentu. Indeks harga BI IHPR diperbarui tiap kuartal, BPS IHPP tahunan.
Faktor apa saja yang digunakan model?
Model mempertimbangkan: luas tanah dan bangunan, jumlah kamar, kecamatan dan tier lokasi, risiko banjir per kecamatan, NJOP referensi, sertifikat kepemilikan, tahun dibangun, skor fasilitas, furnishing, Indeks Harga Properti BI (IHPR) dan BPS (IHPP) per kota sebagai sinyal tren pasar jangka panjang. Model Jabodetabek juga menggunakan koordinat GPS untuk menghitung jarak ke Monas dan pusat kota masing-masing.